Senin, 30 November 2009

hahir - hahir ini qu lagi di uji sama allah


ya allah aku pengen sekali bicara langsung kepada engaku ya allah tapi caranya gimana qu ga tau harus gimana lagi qu telah lalay ya allah uadah jarang sholat lagi tapi aku tetap berusaha bahawa aku bisa menjalan kan perintah mu ya allah .
terkadang aku bisa bersedih dan sedih tapi aku ga mau sedih aku harus biasa percaya dri .aku sebenarnya pingin sekali bahagian orang tua kami tapi banyak sekali tantangan yang sulit tapi aku percaya banyak orang yang ngm\bantu saya dalam keadaan sedih dan senang dan engkau juga ya allah ada di sisi qu .

dan kenap kebanyakan orang tidak jujur pada dirinya sendiri
dan temen temen ku dia hanya mau senang nya aj tapi kalau susah atau kesulitan dia hanya mengomong kan dri orang lain dengan keadaan susah dan sulit dia hanya bisa menjelekan orang lain dan ngbongkar rahasia kita .

telah banyak kejadian hari ini ya allah aku bingun harus kenap pada diri ku ni berilah aku jalan terbaik buat diri ku ya allah ...sebenrnya aku capa hidup di dunia ini ya allah .............

Rabu, 18 November 2009

ternyata aku hudah mau dewasa semakin tahun telah bertabah .....umur ku taha apa ia
aku terasa heran pada aku ini mungkin bingung ini.......
iy allah umur ku telah bertambah lagi SATU TAHUN lagi ..

telah banyak dosa dosa yang ku berbuat kepada mu ya allah, tak apa yang aku bisa lakukan kepada mu ya allah berilah aku petunjuk .......

Selasa, 17 November 2009




Bismillahirrohmanirrohim… alhamdulillaahi robbis samaawaati warobbil ardhi warobbil ’arsyil karim… wash-sholaatu wassalaamu ala rosulihil kariim… wa’ala aalihii washohbihi wa man saaro alaa nahjihi ila yaumil adhiim…

Berikut ini kami paparkan bukti penodaan dan penjiplakan, yang dilakukan oleh Nabi Palsu Mirza Ghulam Ahmad, terhadap Kitab Suci Umat Islam Alqur’an…

aku tidak peraca hari kimat th 2012


kenap ia manusia mendahului ke pada allah padahal manusia tidak ada apa-apanya para nabi pun tidak berani mengusapkan sesuatu ....

aku jadi sedih meliah orang -orang membicarakan hari kiamat ,tah apa yang memperkatorkanb hal ini kenap tida percaya lagi sama allah .allah kan yang menciptakan bumi berseta isinya mengapa ia manusia berbuat salah terus apa kah dia ga takut dosa dosanya .

di akan ti\uan kita pada mengomongkan hari kiamat lebih baik berdoa sebanyaknya sebelum hari kiamt

ya allah ampuni lah hambamu ini yang berbuat salah atau di sengaja
taubat sebelum mati rahmat ketikam mati
mudahkan lah ketika sekartaw maut dan berilah hambamu ini kepercayaan ,di sisi engkau ya allah

Jagat raya suatu hari pasti akan berakhir. Hari Kiamat tak terhindarkan lagi akan pasti terjadi sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an dalam salah satu ayat: ”Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...” (QS. Al Hajj, 22:7). Meski merahasiakan waktu datangnya Hari Kiamat, Allah mewahyukan kepada Nabi Muhammad sejumlah peristiwa dan pertanda tertentu yang menunjukkan datangnya Hari Kiamat. Dalam film ini, akan Anda saksikan sejumlah pertanda yang mengisyaratkan sangat dekatnya Hari Kiamat itu: dari peperangan dan kekacauan yang jumlahnya semakin meningkat hingga penghancuran kota-kota besar, dari gempa bumi hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Jagat raya suatu hari pasti akan berakhir. Hari Kiamat tak terhindarkan lagi akan pasti terjadi sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an dalam salah satu ayat: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...” (QS. Al Hajj, 22:7). Meski merahasiakan waktu datangnya Hari Kiamat, Allah mewahyukan kepada Nabi Muhammad sejumlah peristiwa dan pertanda tertentu yang menunjukkan datangnya Hari Kiamat.

Dalam film ini, akan Anda saksikan sejumlah pertanda yang mengisyaratkan sangat dekatnya Hari Kiamat itu: dari peperangan dan kekacauan yang jumlahnya semakin meningkat hingga penghancuran kota-kota besar, dari gempa bumi hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Minggu, 15 November 2009



ia allah kena kebanyakan orang bahwa kiamat pun akan ti ba padahal ia allah manusia dan para nabi pun tidak tau akan kehadiran kiamat, ia allah apakah ini akan terjadi kimat ini dan aku bingung tapi aku hanya percaya pada engkau ia allah ini lah kesalahan manusia yang mengadaada dan menentang mu ia allah berilah dia petunjuk ia allah dan d beri keimanan
]




Dan setiap manusia telah kami kalungkan (catatan) amal perbuatan di lehernya. Dan pada hari kiamat keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka.” (17/13).

Kiamat adalah hari bangkit, dimana pada hari tersebut kita sebagai manusia tidak dapat berbohong, atau berbuat apa-apa terhadap perbuatan kita. Karena di setiap diri kita, sudah ditetapkan oleh Alloh atas apa yang telah kita lakukan dalam kehidupan dunia.
Janganlah kita beribadah hanya terpedaya oleh pahala dan kita berkhayal atasnya untuk kepentingan diri sendiri. Tapi beribadahlah karena dan hanya untuk Alloh.

Akhir, hari akhir maksudnya adalah hasil dari apa yang telah kita jalankan dan perbuat sesuai atau tidakkah dengan program Alloh.

Sabtu, 14 November 2009



Dalam tatap langit Aku juga ingin menatap bintang lama-lama Walau kusadari itu bukanlah purnama Walaupun aku takkan pernah bisa menyentuhnya Aku cuma ingin memandang Memperlihatkan sebuah kerinduan Dan ketidak-sampaian akan sebuah harapan Dan akupun akan terus menunggu untuk beberapa malam... Dalam sebuah perjuangan Masa sering melupakan, ataukah memang terlupakan!… Tapi aku tahu sebuah gejolak hanyalah sepenggal kisah Takkan pernah bisa melupakan kerinduan padanya Namun apa hendak dikata jika harus memilih dan berkorban dalam satu waktu!.. Cahaya mentari itu Hanya mampu bersinar dalam baraku Dan hanya api terdekatlah nyalaku Membuihkan embun ciptakan mutiara Dan tahukah sekarang siapa mutiaraku Kalian adalah bagian dari kuncup api itu… Dan segala persembahan tanganku berterima kasih padamu Sampai nanti selesai pengembaraanku Hadirnya bawa kecerahan Tak semudah lara terlupakan Demikian banyak pundakku berderak Gunung yang ditanggungkan sampai berapa lama menjadi bumi ini! Tahukah ia, masa yang habis sudah tercuri jalanku panjang… Masa yang semakin aneh Nasehat sudah jauh tercampak Kepandaian yang semakin melonjak semuapun terjebak Maka kata emas semoga adalah kenyataanku Tak terpisahkan dengan do'a, cukuplah jadi apapun yang mampu terucapku Dan hanya itulah yang mampu kuhadiahkan padanya Pengharapan do'a dan syukur dari amalan kecil hamba Jika satu kata tak lagi cukup berarti Apalah arti berucap… Jika semua adalah hati Tak perlu lagi segala yang jahat Kegelapan yang hadir Keabadian adalah kemenangan Dan nyala yang bergoyangpun musnah… Berlembar-lembar berlian ukiran pena Begitu sia-sia Kebodohan, kekayaan itupun lalu hilang percuma Hingga aku rela berlepas pinggang, sempat jatuh dalam jurang Baru tahulah aku, apakah sebenar kerugian… Apakah hijau itu masih bermakna Dalam kebutaan langkah Daun-daun itu adalah sementara kedamaianku Tahulah bahwa segala yang terang adalah mentari Bagi kami, bumi pun musnah lagi Hirup kedamaian dari sebuah bui Puncak langkahku tak pasti Namun fikirku sudah terhenti Harus menunggu apa lagi? Ku ingin memenangkan gejolak kini Pijakan yang sedemikian banyak kususun Kerikil sedemikian banyak kusandung Masih kurangkah bekalku? Dalam pengembaraan panjang Kurengkuh derita, masihkah aku terlena? Jalanku, jalanku jauuuh sekali… Sering kulupa langkah apakah ini Sering pula tak sadar dimanakah aku kini Bagaimana aku pulang... Dinginya hujan, aku sekarang bersama guyuranya Petir yang menyambar hanya mengganggu lamunanku saja Aku tak bergerak lagi, menunggu tuk keluar Setelah sekian lama dan terbang lagi… Aku benci berisik Aku yang tlah hilang Dimanakah darah mendidih itu, apakah telah beku? Takkan percaya, ini hanyalah garis lamunan yang kian menjalin namaku… Aku juga ingin tertawa seperti mereka Akupun tak beda jauh disisinya Cuma dalam rimba aku harus terus bercecer darah dan pena... Dunia yang semakin goncang Dimana pijakan?, kuingin terus bersandar... Dan aku menjadi yang tak terbayangkan… Ombakku Tak seperkasa karang itu Sampai kapan harus kelelahan bergoyang dalam ketidak-pastian Mampukah aku terus menahan bah berdatangan? Kebimbangan nafas… Demikian erat terbelenggu Sudah terlanjur menyatu Nafas apalagi yang akan memisahkanku!… Bimbangku, hati yang diterpa badai Ataukah memang aku ditinggalkan jiwa itu? Aku tiada tahu, apakah ini karena kehendak masa ataupun aku harus kembali berpulang padanya Dalam terang para bintang Akupun menunggu untukku berlari kembali kemuasal… Diam dan membatu Sampai kapan kusembunyikan kerianganku Sampai datang kelak temanku Hati yang berbunga itu Menaburkan benih dalam bisu Jadilah aku lenyap tanpa tahu Bahasa ini jadi sedemikian panjang dan kaku Aku hanya mampu bertahan dalam tutur keutuhanku Tak terpatahkan apapun, aku akan terus membelai hati itu Dan akulah sendiri jiwa itu… Kapan aku harus berkata Sedang mulutkupun sering lupa Kapan aku sadar Dalam kedamaian nafas tak terlupakan… Dan nantikan, Sampai hilang mati kelaparan Sampai satu purnama baru datang Aku akan segera berpulang Kala bintang ramai menghilang Kala musim semi datang Ku tak ingin bunga-bunga berguguran Dan bunga barupun bermunculan Walau entah dalam kelelahan… Karena aku harus terus berkejaran

Pagi ini ya Allah…dalam kekhususkan dan perenunganku telah kutanyakan pada diriku sendiri, apakah aku sabar atau sangat berputus asa dengan kegagalan ini, apakah aku akan semakin terpuruk atau sebaliknya? bahkan menghadapi kendala yang tidak kunjungan berkesudahan. Apakah aku biarkan tanpa penyelesaian, Aku berhusnuzon kepada-Mu ya Allah dengan cobaan ini semoga Keimanananku bertambah.

pengalamandan Andai dia tahu rinduku

Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik anda Hanya keikhlasanlah yg menolong pedihnya jiwa Tatkala kegagalan terus membayangi langkah kita Pasrahkanlah segalanya pada Sang maha Bijaksana Percayalah bahwa Sang Pencipta maha mengetahui Sehingga sanubari senantiasa berdzikir tanpa henti Renungkanlah makna hidup setiap insan di dunia ini Niscaya kebahagiaan akan merasuk dalam ruang hati Kegagalan bukan akhir dari suatu perjalanan Karna ia hanya sebatas ujian dalam kehidupan Kerinduan akan kebahagiaan selalu didapatkan Bagi seorang yg berfikir bahwa hidup adalah ujian Jadilah hamba Allah yang baik saat menyikapi segala cobaan Sehingga jiwa yang tenang menghampiri nuansa kebahagiaan Tataplah masa depan melalui doa dalam langkah kemenangan Karna tiada hal yang sia-sia dalam setiap jalan pengorbanan.



.... Seandainya ku bisa memilikimu, Layaknya cintaku padamu tak pernah pupus Yang selalu setia menunggu dirimu Ingin kau selalu ada di sisiku... Membuat diriku tak henti-hentinya merindukanmu Apakah dia tahu... Hanya sedetik ku lihat sosoknya Hatiku terpaku Hatiku terpana dengan gayanya Namun, Apakah dia tahu itu...? Dia yang memberi ku semangat Dia yang memberi ku hidup Dia yang selalu memberi nada dalam senandungku Namun, Apakah dia tahu itu...? Pertemuan..? Ku tak yakin itu mungkin Terlalu jauh jarak yang aku tempuh Terlalu banyak yang harus aku korbankan Namun, Apakah dia tahu itu...? Ini hanyalah dunia maya Cinta ini pun maya Namun harapanku tidaklah maya Seandainya dia tahu itu... Kesetiaanku yang tak pernah padam untukmu Selalu membuat diriku ingin menantimu Hanya dirimu yang mampu mengisi relung rinduku Karna ku yakin hanya kau yang ada di belahan hatiku.. Dan takkan pernah terpaling dari lubuk jiwaku. Untuk selamanya kuingin hanya kau yang ada d sampingku karena aku tak pernah berhenti mencintaimu Walaupun kamu telah pergi aku mohon hadirkan bayanganku pada hatimu tatapan matamu belaian tangan mu membuat diriku selalu terkenang Gundahan hatiku tanpa kehadiranmu membuat diriku akan terus menunggu keberadaanmu sampai aku mengetahui bahwa dirimu masi merindukanku

puisi hati

Andai dia tahu rinduku....


Seandainya ku bisa memilikimu,
Layaknya cintaku padamu tak pernah pupus
Yang selalu setia menunggu dirimu

Ingin kau selalu ada di sisiku...
Membuat diriku tak henti-hentinya merindukanmu
Kesetiaanku yang tak pernah ada

janji manis tidak pernah d laksanakan

ia ini9 lah hidup .....
kenap ia orang selalu ingkar kepada ku setia kali dia janji kepada ku dia tidak pula datng padahal aku sangat membutuhkna dia aku hanya bisa sedih cuma temen aku yang ngerti perasan aku ini dia adalah hendi yang selalu ada di saat aku butuhkan , sese orang mungkin janji itu hal yang gampang tapi janji itu adalah tanggu jawab yang besar ....mungin kaerna janji nya itu orang bisa lupa dengan janjin nya itu
ya allah apus lah dia segala janjinya itu apunin lah dia ya allah munggin aku hanya bisa bersabar dan berrsabar , apa allah sedang menguji ku .................enah lah tapi jangan sape orang tua ku tau bahwa aku ke adan susah aku taukt orang tua ku menangis ...
kalaw aku sedang melihat kedua orang ku sedang bekerja aku tau aku tidak akan bisa membalasnya ..tapi aku inggn sekali membalas kedua orang tua ku ini yang sudah membesarkan aku .... sape aku tumbuh dewasa .....



bersabung ....

Senin, 09 November 2009

ya allah

pertama kali aku hanya memangil benyebut hamba allah swt
dan aku belindung hanya kepada mu ya .....allah
tp dalam menjalani hidup d dunia ini sangat berat dan penuh dengan tantangan yang sangat berat ya allah
aku hanya bersabar dan berdoa pada mu .....
setiap kali aku dapa naswalah aku hanya bersedih dan sedih aku ga tau mau berbuat apa setiap aku dapat masalah dan masalah .
sebenarnya aku cape dan ingin sekali menyenakan ke dua orang tua kami ,orang tua kami tdak tau aku dapat masalah dan jangan sape ke dua orang kami sapai tau .

ya allah kalau engkau mau mebantu hamba mu ini aku bahagia sekali ya allah jika engkau tidak kblulkan permimtaan mu ini cabut sajah ya allah nyawaku ini aku tidak mau ,menyusakan kedua orang tua kami dan saudara ku n teman ........?